Manfaatkan Ruang Kosong Jadi Income


Halobro

Banyak cara utk menambah penghasilan dari rumah kita. Bila kita punya space ruang yg tidak/belum digunakan misal ukr. 2mtr x 3mtr & kebetulan posisinya di bagian depan/teras atau samping, apalagi bila rumah tsb berada dipinggir jalan raya atau jalan utama komplek (intinya dekat dgn keramaian orang), sebetulnya kita sdh mempunyai modal yg potensial krn ruang tsb bisa dijadikan tempat usaha spt : kios sembako atau kedai kecil makanan & minuman, dll. Bahkan bila ada ruang cuma 1mtr X 2mtr-pun msh bisa digunakan utk berjualan misalnya makanan sarapan pagi spt : bubur ayam, nasi uduk, atau gorengan2. Pd ruang kecil ini hanya utk meletakkan makanan yg sdh matang dlm panci2 & tinggal dibungkus saat dipesan pembeli. Dst dgn mengoptimalkankan Ruang Kosong tsb kita bisa mendapat Income tambahan.

Lahan/halaman kosong yg agak besar +/- 3×6 meter di bagian depan rumah, bisa juga dibuat kedai makanan yg terpisah dari rumah utama, dgn desain & penataan yg apik sehingga mengundang pengunjung utk datang mencicipi makanan yg dijual & betah bersantai di kedai ini. Bahan material bedeng bisa memakai semen & bata, kayu atau bambu. Bahan bambu & atap asbes bisa dibuat dgn model nyeni & agak alami, serta lebih murah dibanding kayu atau bangunan semen, bata & genteng. Ini tentunya disesuaikan dgn kemampuan dana yg dimiliki.

Pada intinya disini adalah memanfaatkan ruang kosong menjadi produktif dgn berjualan. Agar usaha bisa sukses perlu mempertimbangkan soal ketrampilan & kwalitas barang dagangan, harga yg murah/bersaing serta kebutuhan masyarakat lingkungan sekitar rumah (aspek penjualan/pasarnya) spt : siapa yg mungkin akan membeli dagangan kita, dll. Bisa juga dipakai sbg outlet (showroom) kecil2an utk memajang produk2 dari kegiatan hobi kita spt : produk2 pakaian, kue, lukisan, tanaman hias, tempat kursus masakan atau musik, dll. Adanya outlet pajangan produk2 hobi kita, akan menambah orang jadi mengetahui ttg produk tsb, dst bisa menambah pelanggan & tentunya menaikkan omzet penghasilan.

Bila kita tdk ingin berjualan (sibuk) alternatifnya adalah dgn ‘menyewakan’ ruang atau lahan tersebut secara bulanan atau tahunan. Tapi kita perlu mempersiapkan ruang/lahan agar terlihat menarik & fungsional (layak) sbg ruang usaha. Bila ruang & lokasi itu dianggap menarik & potensial maka kemungkinan besar ada pedagang yg akan menyewa lahan tsb dst kita akan mendapat penghasilan tetap/bln. Tarip sewa tergantung domisili, disekitar komplek saya di Cibubur lahan 2mtr x 4 mtr taripnya +/- 300 rb s/d 500 rb/bln. Lumayanlah daripada dianggurin. Kita ngga perlu pusing2 berjualan, hanya duduk manis & jalankan aktifitas lain dirumah & menerima uang sewanya tiap bulan.

Iklan

Perihal halobro
I am a housewife who learn & utilize online technologie. I am very happy to run my hobby and helpful to other people.

10 Responses to Manfaatkan Ruang Kosong Jadi Income

  1. Ide yang menarik tuh, terima kasih ya

  2. Ide bagus, dan bisa menciptakan sebuah aset, mantab. Aku sebenarnya punya tanah kosong, cuma modal buat bikin ruko belum cukup, terpaksa nunggu beberapa tahun lagi sampai tabungannya mencukupi.

  3. manfaatkan sekecil apapun celah yg ada

  4. betul sekali
    memanfaatkan segala sesuatu agar bisa berbisnis dengan baik

  5. Aulia says:

    menarik sekali dan jangan lupa cari peluang yang tepat dalam memanfaatkan ruang kosong 🙂

    like it!

  6. bundamahes says:

    wahhh..rumah saya kecil, kalo disewain tar anak saya maen dimana???

    -ijin ngelink blognya-

  7. kurt says:

    waw,, kreatif bro.. ane mw juga ikutin jejak kayak beginian.. 😀

  8. info yg menarik…td nya saya jg sempat kepikiran mau buka penyewaan majalah anak2 seperti bobo, donal bebek, bee dll krn kebetulan diperumahan saya banyak anak kecilnya tp blm terwujud krn ga ada waktu untuk mengurusnya. kl sabtu minggu, saya pakai untuk istirahat krn senin sampe jumat saya hrs jd penglaju (sawangan – jakarta) untuk bekerja.
    keep posting kawan & selalu berkarya dimanapun kita berada 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: