Memulai Usaha Dirumah, Perlu Target & Spirit ..” I Will Survive “


Faktor2 yg menentukan dlm Memulai Usaha Dirumah berbeda bagi setiap orang, entah dari sisi background pendidikan & budaya, ketrampilan, dana & sarana, lingkungan rumah, dll. Setelah semuanya siap, ‘Perlu Ada Target’, karena Penentuan Target akan membantu keberhasilan usaha. Berikut factor2 yg umumnya terkait (uraian lbh mengarah ke konsep2).

1. Jenis Produk
‘Apa Barang atau Jasa yg akan dijual harus betul2 dipastikan dulu’. Faktor yg terkait misalnya : ketrampilan membuat barang dagangan, kegiatan hobi yg memungkinkan menghasilkan produk utk dijual. kebutuhan orang2 di sekitar rumah tempat usaha. Atau mungkin hanya sebatas ‘memanfaatkan lahan yg menganggur & menangkap suatu peluang usaha’.

2. Tempat/Lahan Usaha
Karena usaha akan dijalankan dirumah, maka disini diasumsikan ‘Ruang/Lahan utk usaha sudah ada di salah satu bagian rumah’. Dst tdk perlu mengeluarkan Biaya Sewa Lahan. Yg penting ruangnya disiapkan atau dipercantik shg terlihat layak & menarik.

3. Modal Dana
‘Berapa Dana yg dimilki yg bisa dipakai utk modal membuka usaha’. Ini dana utk Pembuatan Kios, pembelian Inventaris Etalase atau Meja/Kursi, termasuk biaya perbaikan atau perapihan, serta Modal Kerja utk pengeluaran & pembelanjaan bahan sehari-hari. Bila lahan ada di halaman & akan dibuatkan kios/warung/bedeng tersendiri, maka dihitung dulu biaya pembuatannya dgn konsultasi kpd tukang bangunan. Berapa jumlah alokasi dana utk pembuatan kios ini ditetapkan sesuai kemampuan dana yg dimiliki. Sehingga ‘bentuk & ukuran lahan itu akan sesuai dgn batas anggaran yg ada’. Jangan memakai uang dari uang utk pos belanja rumah tangga sehari-hari. Modal usaha sebaiknya terpisah dari dana rumah tangga.

4. Sistem Pengadaan Barang
‘Mau Dagang Barang Jadi atau Membuat/Mengolah Sendiri?’.
Dagang : membeli barang lalu menjualnya tanpa perlu mengolah lagi barang tsb, contoh : Sembako, Pakaian Jadi, dll.
Mengolah Sendiri : membeli bahan2 lalu mengolah lagi menjadi barang jadi, misalnya : Kue, Catering, Menjahit Pakaian atau Baju Sulaman, Kerajinan Tangan spt Tas & Handcraft, dll. Pasokan Barang Dagangan atau Bahan Baku Barang yg akan dijual atau diproduksi harus betul2 dipastikan ketersediaannya dari supplier atau distributor, apakah mudah & dapat diperoleh secara kontinyu. ‘Jangan sampai produksi atau penjualan terhenti krn kehabisan barang atau bhn bakunya’.

5. SDM
‘Tenaga kerja untuk awalnya mungkin sebaiknya memakai tenaga sendiri’. Bila ada anak2 yg sdh remaja ngga ada salahnya utk bantu2 sambil mereka belajar usaha juga & memanfaatkan waktu luang mereka jadi bermanfaat. Utk usaha spt makanan, kue dll, biasanya memakai tenaga kerja serabutan yg bisa cuci2 dll. Bila usaha sdh berkembang besar tentu perlu merekrut SDM lagi, ini bisa didapat dari tetangga2 terdekat yg mempunyai skill sesuai kegiatan usaha ybs, dgn gaji yg bisa negotiable & disesuaikan dgn sifat kegiatan. Pegawai yg berdomisili dekat lokasi tidak mengeluarkan ongkos besar, jadi besarnya gaji relative akan lbh rendah dibanding yg tinggalnya ‘nun jauh disana’.

6. Pemasaran & Konsumen
‘Siapa Pembeli Yg Dituju?’. Orang2 di Lingkungan Rumah atau Masyarakat Umum’, Relasi Sendiri atau Komunitas Tertentu’. Karena usaha dirumah sendiri maka potensi terbesar pelanggan adalah orang sekitar, jadi perlu dikaji ‘Apa Barang Yg Dibutuhkan orang2 di lingkungan rumah tempat usaha’, ‘Keramaian/lalu lintasnya’, Apa Kios yg sudah ada disekitar rumah, juga ‘Penentuan Berapa Harga Jual produk, dll. Bisa saja pelanggan utama produk yg kita jual adalah Relasi sendiri atau bahkan masyarakat umum diluar lingkungan rumah kita. Yg penting sdh ada sasaran utama siapa pembeli produk jualan kita.
Lalu jg soal pemasangan ‘Papan Nama/Spanduk’ dgn design yg menarik didepan lahan usaha, ini akan membuat orang tahu ttg keberadaan usaha & produk yg dijual. Promosi di media cetak (koran) klo bisa jg di Internet tentu akan menambah omzet penjualan.

7. Target , Kontrol & Perkembangan Usaha
‘Kontrol & evaluasi perlu dilakukan setiap hari’ karena permasalahan yg timbul harus diantisipasi & diperbaiki secara terus menerus agar usaha bisa bertahan.
Perlu diusahakan utk bisa ‘Menetapkan Target’ misalnya : berapa omzet penjualan atau keuntungan yg akan dicapai tiap bulan, berapa lama modal akan kembali, misal 1 tahun, 3 tahun, kelancaran dana utk modal kerja setiap hari, laku tidaknya usaha yg dijalankan, apakah pelanggan puas ataubanyak complain ttg produk, serta berapa lama modal yg dikeluarkan akan kembali, dll Ini disesuaikan juga dgn jenis barang yg dijual, misal untuk Barang Sembako keuntungan umumnya 5%-10%, klo jual dgn untung lebih dari itu pasti akan kemahalan & pelanggan tidak akan membeli barang kita. Yg penting target itu wajar & realistis, jangan terlalu tinggi atau rendah. ’Target akan memberi arah, pedoman & spirit bagi seluruh kegiatan usaha sehari-hari’. Kalo Target2 tercapai, maka Usaha itu akan bisa ‘Exist/Survive’, dst usaha sampingan dirumah akan menghasilkan income secara kontinyu & mencapai sukses. Terakhir .. semua perlu dilakukan dgn Enjoy, Spirit & Tekad utk betul2 sukses, singkatnya .. I Will Survive..”

Iklan

Perihal halobro
I am a housewife who learn & utilize online technologie. I am very happy to run my hobby and helpful to other people.

12 Responses to Memulai Usaha Dirumah, Perlu Target & Spirit ..” I Will Survive “

  1. Rina As says:

    Makasih atas infonya.. bisa menambah ilmu saya nie..

  2. jauhari mk says:

    Tulisan yang menarik untuk memulai usaha.
    Kalau boleh saya ingin sharing .. melengkapi dari sisi kalkulasi finansialnya untuk membuka usaha secara simple dan applicable untuk small business .. tulisan bisa di lihat di http://finplanner-jauhari.blogspot.com/2012/01/bagaimana-menghitung-kelayakan-bisnis.html#more

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: